Pengawasan Pemilu 2024 di Perkuat, Bawaslu Wakatobi Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu. Berikut Ulasan nya

  • Bagikan
Ketua Bawaslu Wakatobi Koordinator Sumber daya Manusia, Data dan Informasi. Laode Muhammad Arifin S.pd.,S.Ap.,M.si (foto: Ist)

WAKATOBI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI secara resmi membuka pendaftaran Pemantau Pemilu 2024 yang ditandai dengan peluncuran Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024 pada Jumat (10/6/2022). Sehingga seluruh jajaran Bawaslu tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota  se-Indonesia sudah siap untuk menerima pendaftaran calon pemantau pemilu 2024, termaksud Bawaslu Kabupaten Wakatobi.

Ulasan itu di ungkapkan oleh Ketua Bawaslu Wakatobi Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Data dan Informasi, La Ode Muh Arifin  S.Pd.,S.Ap.,M.Si, Pemantauan Pemilu adalah kegiatan yang dilakukan oleh perseorangan, organisasi atau lembaga yang berbadan hukum yang ikut serta berpartisipasi memantau dan mengawasi pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu  yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Berdasarkan peraturan Bawaslu RI Nomor 4 tahun 2018, Pemantauan Pemilu harus memenuhi syarat yakni berbadan hukum yang terdaftar pada pemerintah atau pemerintah daerah, bersifat independen,mempunyai sumber dana yang jelas dan terakreditasi dari Bawaslu, Bawaslu Provinsi, atau Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai dengan cakupan wilayah pemantauannya,” ungkap La Ode Muh Arifin , Senin (13/6/2022).

Lebih lanjut, peran serta Pemantauan Pemilu sangat penting dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Kerena kita dapat yakini peran Pemantau Pemilu akan sangat berdampak membantu Bawaslu untuk ikut serta bersama-sama mengawasi pelanggaran pada tahapan proses Pemilu.

“Bawaslu berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan pemilu dengan tujuan membuka akses keterlibatan masyarakat seluas-luasnya dalam memantau proses tahapan Pemilu 2024 nantinya,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Anggota Bawaslu Kordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Masyarakat , Arfis, SP menjelaskan, pendaftaran Pemantau Pemilu dilaksanakan sebelum tahapan penyelenggaraan Pemilu sampai dengan 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara. 

“Bawaslu Wakatobi telah membuka pendaftaran Pemantau Pemilu. Untuk menyetor berkas atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait persyaratan Pemantau Pemilu, dapat secara langsung datang dikantor Bawaslu Wakatobi,” ungkapnya.

Sambung, Arfis menyampaikan dengan adanya Pemantau Pemilu merupakan mitra kerja strategis Bawaslu yang memiliki tujuan secara bersama-sama memantau pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu.

“Harapan kami Pemantau Pemilu akan menjadi mata dan telinga Bawaslu dalam mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu nantinya. Maka dari itu kami mengharapkan seluruh warga Wakatobi dari Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomi dan Binongko untuk ikut serta berpartisipasi,” harap Arfis.

“Jumlah pendaftaran calon Pemantau Pemilu tidak dibatasi, semakin banyak lebih bagus kerena semakin banyaknya organisasi yang ikut bergabung berpartisipasi dapat memperkuat pengawasan untuk menciptakan demokrasi pada Pemilu 2024 sesuai dengan yang diharapkan,” tutupnya.

  • Bagikan