Anis Febriatus Bantah, Di Pecat HMI Cabang Pamekasan. Jadi Pengurus Kohati PB HMI

  • Bagikan

JAKARTA – Nama Anis Febriatus Sholehah mendadak menjadi hangat perbincangan di kalangan aktivis Hijau Hitam Organisasi besutan Lafran Pane.

Sebab, perempuan berparas cantik kelahiran Pamekasan itu, kini menjadi pengurus Kohati PB HMI usai organisasi tersebut melakukan reshuffle kepengurusan.

Anis begitu sapaan karibnya, merupakan formatur Kohati Cabang Pamekasan periode 2021-2022 yang terpilih pada Muskohcab ke-31.

Namun sebelumnya, ia menjabat sebagai pengurus HMI Cabang Pamekasan 2021-2022. Ia menduduki jabatan Kabid Pemberdayaan Perempuan.

Ia juga merupakan formatur Kohati Cabang Pamekasan periode 2021-2022 yang terpilih pada Muskohcab ke-31.

Anis mengatakan, terpilihnya menjadi pengurus PB adalah amanah baru dan sebagai tanggung jawab yang lebih besar.

Mantan Ketua Umum Kohati Komisariat Al-Khairat itu menjelaskan, bagaimanapun skorsing yang dilakukan cabang itu tidaklah tepat, hanya berdampak pada kepuasan individual saja.

“Seakan tujuan untuk pengkaderan tidaklah menjadi visi-misi Ketum Cabang,” kata Anis saat dihubungi oleh Wartawan melalui saluran telepon. Minggu, (19/06/2022) pagi.

Ditanya soal keberlangsungan Kohati Komisariat di bawah naungan HMI Cabang Pamekasan, Anis mengatakan tetap berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah sejauh ini Kohati Komisariat tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya menegaskan.

Tapi disayangkan sekali, lanjut Anis menegaskan, akibat tindakan Fathorrahman selaku Ketua Umum Cabang Pamekasan, mereka tidak memiliki tempat utuh untuk bernanung.

“Yaitu fakumnya kepengurusan Kohati Cabang yang seharusnya menjadi tempat teduh bagi Kohati Komisariat. Ibarat Kohati Cabang itu, Ibu dan Kohati Komisariat itu anak, maka saat ini mereka sedang berjalan tanpa seorang Ibu,” tegasnya.

Sebagai informasi, Anis Febriatus Sholehah bersama dua rekan kepengurusannya di tengah berjalannya pengurus Kohati, dipecat oleh Ketua HMI Cabang Pamekasan, Fathorrohman.

Sebelum surat pemecatan tersebut, HMI Cabang Pamekasan mengeluarkan surat peringatan dengan nomor: 29/A/SEK/07/1443 dan surat skorsing dengan nomor: 12/A/KTPS/07/1443.

Surat tersebut dikeluarkan merupakan respon HMI Cabang terhadap pengurus Kohati HMI Cabang Pamekasan yang dinilai telah melanggar AD/ART.

Sementara Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan, Fathorrahman saat diupayakan dikonfirmasi oleh wartawan beberapa waktu lalu perihal masalah pemecatan tersebut, dirinya berdalih tidak bisa menjawab melalui pesan virtual.

“Catatan saya tidak mau memberikan informasi apapun prihal yang dimaksud di atas kecuali dengan bertemu dan berhadapan langsung dengan yang meminta informasi,” katanya.

“Saya tidak mau ada paham yang salah atau paham yang kurang bila melalui komunikasi virtual,” sambungnya.

Fathor menyarankan langsung untuk ketemu di sekretariat HMI Cabang Pamekasan.

“Kalau memang urusan internal masih menjadi persoalan di kawan-kawan Eksternal Dipersilahkan Ke Sekretariat HMI. Kalau memang urusan internal kami menjadi sesuatu yang penting,” tandasnya.

Kini, Anis Febriatus Sholehah justru masuk sebagai bagian dari fungsionaris Kohati PB HMI periode 2022-2023.

Ia menduduki jabatan di departemen kesekretariatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Yakusa.id, nama Anis Febriatus Sholehah masuk di kepengurusan Kohati PB HMI periode 2022-2023 berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Nomor: 204/KPTS/A/K/11/1443 H tentang pengesahan Susunan Kepengurusan Reshuffle Korps HMI-Wati PB HMI Periode 2022 – 2023 yang ditetapkan di Jakarta, pada Rabu, (15/06/2022) lalu.

Source: Timeofjava.

  • Bagikan